Konsekuensi Sebuah Negara Republik
Artikel: Konsekuensi Sebuah Negara Republik Djoko Sukmono Setiap lembaga sosial, apakah itu Negara, organisasi kemasyarakatan, lembaga keagamaan, maupun komunitas kecil, pasti memiliki konsekuensi-konsekuensi yang melekat
Kata “Merdeka” Bukan Hiasan
Opini: Kata “Merdeka” Bukan Hiasan Djoko Sukmono Merdeka adalah ungkapan sakral yang digali dari nilai-nilai fundamental kemanusiaan. Ia bukan kata hiasan, bukan jargon politik, dan
DELUSI DARI NEGARA
Opini: DELUSI DARI NEGARA Djoko SUkmono Masyarakat bangsa Indonesia mengidap penyakit kronis bernama delusion, yang dalam bahasa Indonesia dapat dinaturalisasi sebagai delusi. Delusi ini
MANUSIA SEJARAH
Filsafat: MANUSIA SEJARAH Djoko Sukmono Manusia sejarah adalah manusia konkret. Ia adalah manusia hari ini, manusia yang tidak terperangkap oleh masa lalu yang abu-abu. Ia
KEBANGKITAN DAN TRAGEDI
Ruang Filsafat: KEBANGKITAN DAN TRAGEDI Djoko Sukmono Kita sedang berada pada posisi yang sungguh-sungguh kritis. Situasi batas sosial-politik telah memenjarakan daya-daya revolusioner dan membelokkannya ke
Dunia: Persinggahan yang Menguji, Bukan Tempat Menetap
Keagamaan dan Dakwah: Dunia: Persinggahan yang Menguji, Bukan Tempat Menetap Oleh Cicin Suhendy “Dunia adalah tempat persinggahan, bukan tempat tinggal. Ia adalah medan perjalanan, dan
PERJALANAN PANCASILA SEBAGAI MORAL BANGSA INDONESIA
Artikel: PERJALANAN PANCASILA SEBAGAI MORAL BANGSA INDONESIA Djoko Sukmono Ketika Pancasila disampaikan oleh Bung Karno pada sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada
Pernyataan Moral Bangsa dari Seorang Anak Bangsa yang Marhaenistis
Opini: Pernyataan Moral Bangsa dari Seorang Anak Bangsa yang Marhaenistis Djoko Sukmono Marhaen percaya Pancasila. Marhaenis adalah penegak Pancasila. Karena seorang Marhaenistis adalah seorang Pancasilaistis.