SURABAYA, SARINAH NEWS, – Rasio Historis telah memerintahkan kepada seluruh anak-anak manusia bahwa berpikirlah tentang keberadaan manusia yang keberadaanmu dan keberadaannya di dalam sejarah.
Terima keberadaan ini sebagai keniscayaan yang tak terelakkan.
Rasio Historis mengajak kepada seluruh anak-anak manusia untuk melakukan tindakan Eksistensial yang bertindak sebagai tuan atas keberadaannya sendiri untuk menjadi manusia Konkret.
Rasio Historis menunjukan sebuah jalan sejarah yang bernama kemanusiaan konkret yang hanya menjadi manusia konkret saja tidak menjadi yang lain.
Rasio Historis memberikan informasi yang otentik bahwa yang ada adalah hanyalah manusia yang menjadi hanyalah manusia
diluar, itu hanyalah ILUSI tentang Kehidupan (dia adalah masa lalu yang abu-abu).
Rasio Historis dengan tegas memberikan sebuah potret kehidupan sosial yang bernama dunia (dia adalah keberadaan otentik manusia konkrer yang terus berproses dinamis)
Rasio Historis menunjukan sebuah gambaran ontologis bahwa manusia konkret adalah individu yang memiliki hak untuk menjalankan kehendak untuk menjadi manusia otentik tanpa dikotori oleh generalisasi.
Manusia Konkret tidak membutuhkan kisah tentang masa lalu manusia. Namum manusia konkret adalah seorang anak manusia yang menjalankan eksistensinya sendiri di dalam Men-Dunia dan kemudian membangun relasinya dengan individu lain dalam rangka menjadi identitasnya yang Konkret. ***)
Posted: sarinahnews.com
Surabaya, 13 Juli 2025
Penulis: Djoko Sukmono Badan Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pemuda Nasionalis Marhaenis





