Muludmu Harimaumu! Budi Arie Dilaporkan ke Bareskrim Lantaran Melakukan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik

Muludmu Harimaumu! Budi Arie Dilaporkan ke Bareskrim Lantaran Melakukan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik

JAKARTA, SARINAH NEWS, – Ember! Muludmu Harimaumu! Ungkapan peribahasa yang tepat bagi Budi Arie Setiadi Menteri Koperasi yang dilaporkan oleh PDIP lantaran memfitnah dan mencemarkan nama baik.

Telah beredar percakapan suara yang diduga Budi Arie Setiadi dengan seorang jurnalis dalam percakapan tersebut bahwa suara yang diduga Budi Arie menyebut ada framing dalam kasus judi online yang didalangi PDIP dan Menko Polkam (Budi Gunawan).

Buntut dari rekaman tersebut, banyak kader PDIP tersentak dan menyesalkan pernyataan Budi Arie menyebut PDIP dalang judol. Budi Arie agar tidak asal jeplak kalau ngomong (muludmu harimaumu!).

PDIP secara resmi melaporkan Budi Arie ke Bareskrim Polri atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait kasus judi online (judol).

Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/250/V/2025/SPKT/Bareskrim Polri, tertanggal 27 Mei 2025, dan diajukan oleh kuasa hukum DPP PDIP, Ronny Talapessy.

Pelaporan dilakukan setelah beredarnya rekaman suara yang diduga berisi pernyataan Budi Arie yang menuding PDIP sebagai pihak yang menyeret namanya dalam kasus judi online yang sebelumnya menjerat mantan Menkominfo, Johnny G. Plate.

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat, Hari Purwanto, menyebut bahwa respons PDIP terhadap Budi Arie yang serampangan memberikan pernyataannya di dalam rekaman tersebut patut dilaporkan.

Hari menilai bahwa pernyataan Budi Arie memperkeruh suasana politik dan dinilai menyerang kehormatan partai.

Ia berpendapat agar pejabat publik lebih berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan, terutama jika menyangkut institusi politik besar.

Sementara itu, Ketua DPR RI sekaligus politikus PDIP, Puan Maharani, mendesak Budi Arie untuk memberikan klarifikasi atas pernyataannya.

Ia menegaskan bahwa tuduhan yang tidak berdasar dapat menimbulkan fitnah dan merusak citra partai di hadapan publik.

Budi Arie terkesan meremehkan dan ngece, sampai detik ini ia belum memberikan keterangan resmi maupun klarifikasi terkait laporan PDIP.  ***)