Johnny, Klojen Juga Jangan Menangis

Johnny, Klojen Juga Jangan Menangis

Puisi Esai

Johnny, Klojen Juga Jangan Menangis
By Kadir Wahyudi

Malam ini aku masih diam tanpamu
Tanpa kopi dan rokok.
Lagu country itu menusuk telingaku.
Johnny Please don’t cry
Ah! aku sudah selesai dengan diriku sendiri.

Johnny, please don’t cry,
katamu di piringan hitam tua.
Tapi di Klojen,
yang menangis bukan pacarmu yang pergi.

Yang menangis itu ranting-ranting,
SK-nya mati, anggotanya cuma tiga.
Yang menangis itu anak muda,
punya ide, tapi nggak dikasih meja.

Jadi aku bilang:
Menangislah.
Menangislah sekali,
biar air matamu jadi tinta.

Tinta buat nulis ulang Musancab,
yang selama ini ditulis dengan spidol senior.

oo0oo

Lagu itu tentang cinta yang selesai.
Tetapi ini tentang partai yang nggak boleh selesai.

Perpisahan itu perlu, Klojenku.
Perpisahan antara Klojen dan kebiasaan lama:
rapat tanpa hasil, kader tanpa kerja,
janji tanpa jejak.

Kamu pergi dari dia,
aku pergi dari politik panti jompo.
Bedanya: kamu pergi biar nggak sakit lagi,
aku pergi biar Klojen nggak mati pelan-pelan.

oo0oo

Johnny, please don’t cry,
karena di belakang panggung,
ada yang lagi ngitung suara ranting.
Ada yang lagi nyusun 10 nama,
yang kalau dipanggil “Kawan”, jawabnya “Siap”.

Mereka nggak butuh tepuk tangan,
mereka butuh peta, dana, dan satu ruang rapat
yang nggak bau pengap 20 tahun.

Jadi jangan menangis untuk yang pergi,
menangislah untuk yang belum datang.
Menangislah, biar matamu basah,
tapi tanganmu tetap nyari saklar lampu.

Klojen ini memang gelap terlalu lama.
Waktunya nyalain listrik.

oo0oo

Johnny, please don’t cry,
karena ini bukan akhir Klojen.
Ini jeda.

Jeda antara Klojen yang tua,
dan Klojen yang berani.

Kau pulang ke rumahmu,
aku pulang ke ranting-ranting.
Kau bawa kenangan,
aku bawa data anggota <30 tahun.

Dan kalau suatu hari kita ketemu lagi,
di Musancab yang pesertanya setengahnya jenggotan,
setengahnya pakai sepatu kets,
jangan kaget.

Itu tandanya,
kau sudah berhenti menangis.
Dan Klojen sudah berhenti mati.
Masih tegar, tidak takut berbenah.
Klojen tidak takut Johnny!

oo0oo

Posted: sarinahnews.com
Malang, 9 Mei 2026

Note: terinspirasi dari lagu Johnny Please don’t Cry by Chole Kharis