Filsafat Politik Resonansi Korelatif Hukum Rasional Perubahan Terhadap Politik Otentik Joko Sukmono _Partai politik dapat diperjualbelikan, pendidikan dapat dikomodifikasi, rumah sakit dapat menjadi industri, bahkan
Kategori: Filsafat Politik
Basis Material Kehidupan Sosial Manusia
Filsafat Politik Basis Material Kehidupan Sosial Manusia Joko Sukmono _Setiap usaha yang tidak berorientasi kepada Hukum Rasional Perubahan akan dihantam oleh Hukum Rasional Peralihan Sejarah._
Politik, Perang, dan Polarisasi Sosial
Filsafat Politik Politik, Perang, dan Polarisasi Sosial Joko Sukmono _Melalui politik, manusia membangun negara, menciptakan hukum, menyusun institusi, sekaligus mengorganisasi kehidupan kolektifnya._ Politik dalam konstruksi
Sebuah Zaman di Pertengahan Jalan Sejarah
Filsafat Politik Sebuah Zaman di Pertengahan Jalan Sejarah Joko Sukmono _Dechiperisme mengingatkan bahwa tidak ada satu pun bangsa yang memperoleh hak istimewa untuk selamanya berada
Situasi Batas Kesadaran Kolektif
Filsafat Politik Situasi Batas Kesadaran Kolektif Joko Sukmono ● Manusia lebih setia kepada mitos daripada kenyataan, lebih tunduk kepada simbol daripada substansi, dan lebih memilih
Runtuhnya Diplomasi, Limbah Sosial dan Kesiasiaan Sosial
Filsafat Politik Runtuhnya Diplomasi, Limbah Sosial dan Kesiasiaan Sosial Oleh Joko Sukmono – (Pengembangan pembacaan dechiperisme terhadap Badai Sosial politik, Depresi Sosial dan Luka Sejarah
BADAI SOSIAL POLITIK, DEPRESI SOSIAL, DAN LUKA SEJARAH
Filsafat Politik Badai Sosial Politik, Depresi Sosial, dan Luka Sejarah Joko Sukmono ● Dechiperisme menggambarkan sistem global sebagai bangkai historis yang terus membusuk, tetapi secara
Strategi Instruksional Politik dan Institusionalisasi Pancasila dan UUD 1945
Filsafat Politik Strategi Instruksional Politik dan Institusionalisasi Pancasila dan UUD 1945 Joko Sukmono ● Sebab sejarah tidak pernah berhenti pada simbol, narasi, ataupun legitimasi formal,
STRUKTUR DAN DISTRAKSI SOSIAL
Filsafat Politik STRUKTUR DAN DISTRAKSI SOSIAL Joko Sukmono “Negara-negara tersebut secara administratif masih berdiri sebagai negara merdeka, namun secara ontologis kehilangan kebebasannya karena seluruh kebijakan