
KOTA MALANG | SARINAH NEWS || – Dalam rangka memeriahkan Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kota Malang menggelar tournament Orado dan E-Sport Mobile Legends di kantor DPC partai Jl. Panji Suroso selama dua hari, tanggal 27-28 Juni 2026. Yang menjadi sorotan awak media kehadiran PB Esport Jawa Timur Hardian Bayu.
E-Sport Mobile Legends diikuti 40 tim dan diikuti dari clup tim-tim luar kota Malang yaitu dari Surabaya yang telah terlaksanana Sabtu, (27/6) kemarin, dengan hasil:
○ BBHAR DPC PDI Perjuangan Kota Malang Juara 1,
○ PPSVXL (SBY) Juara 2, dan
○ BANTENG KIDULAN Kab. Malang Juara 3.

Selanjutnya, tournament Orado (Domino) diikuti 98 tim, 32 tim dari berbagai clup Orado maupun beberapa instansi swasta dan wartawan. Dan, 66 tim dari internal PDI Perjuangan Kota Malang yang hari ini sedang berlangsung, Minggu (28/6/2026).
Dua kegiatan tersebut adalah rangkaian penutup Bulan Bung Karno yang dilaksanakan oleh DPC PDI Perjuangan Kota Malang selama bulan Juni 2026.
Kegiatan dibuka oleh Amithya Ratnanggani Sirraduhita yang didampingi oleh Wanedi Seketaris DPC partai dan 2 ketua panitia pelaksana, yaitu Yiesta Ketua Pelaksana E-Sport Mobile Legends dan Harvard Kurniawan Ketua Pelaksana Orado (Domino).
Yang menarik, hari ini, Minggu, (28/6) Jagfar Sodik Ketua Orado Kota Malang Cabor baru dari KONI Kota Malang juga hadir meninjau langsung kegitan turnament Orado.
Amithya Ratnanggani Sirraduhita Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang menyampaikan dalam sabutannya bahwa seluruh peserta hendaknya menjunjung tinggi sportifitas dan persaudaraan.
Karena event Bulan Bung Karno ini bertemakan, “Setialah Kepada Sumbermu” singga tidak heran Orado atau “Domino” adalah permainan rakyat. Dari rakyat kembali pada rakyat. Seorang pejabat jangan lupa berasal dari mana sebelumnya.
Amithya mengingatkan bahwa kita sebagai pengurus partai harus tau asal muasal diri sendiri. Ia menyinggung bahwa “Domino” relevansinya sangat erat dengan rakyat. Jangongan dengan rakyat bermain domino!
“Kalah dan menang dalam suatu permainan adalah hal biasa. Kalau kalah jangan menyalahkan dominonya, dan apalagi panitianya,” tutup Amithya sambil senyum. (kw)





