Agama: Dakwah
PENYESALAN TERBESAR ORANG TUA
Oleh Gu Hisa
Setiap orang tua tentu menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. Mereka rela bekerja keras, berkorban waktu, tenaga, bahkan kesehatan demi memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak, kehidupan yang baik, serta masa depan yang cerah.
Tidak sedikit orang tua yang bangga ketika melihat anaknya sukses dalam urusan dunia: memiliki pekerjaan bergengsi, jabatan tinggi, atau harta melimpah.
Namun, seringkali ada hal penting yang terlupakan diberikan oleh orang tua kepada anaknya, yaitu bekal agama dan akhlak mulia.
Dalam sebuah pepatah bijak disebutkan bahwa penyesalan selalu datang belakangan. Begitu pula dengan orang tua. Saat usia semakin senja, dan terlebih ketika ajal sudah menjemput, barulah disadari bahwa kebanggaan duniawi tidak mampu membantu mereka di alam kubur maupun akhirat.
Yang justru paling dibutuhkan adalah doa dari anak yang sholeh, amal jariyah yang ditinggalkan, dan ilmu bermanfaat yang diwariskan. Rasulullah Saw bersabda :
“Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang sholeh.” (HR. Muslim)
Hadis ini menegaskan bahwa salah satu investasi terbaik orang tua adalah mendidik anak agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak, dan dekat dengan Allah. Anak yang sholeh tidak hanya menjadi kebanggaan di dunia, tetapi juga penerang bagi orang tuanya di alam kubur.
Doa mereka menjadi penghubung, menjadi sebab datangnya ampunan, rahmat, dan kebaikan yang terus mengalir meski orang tua sudah tiada.
Sebaliknya, anak yang hanya unggul dalam urusan dunia tetapi kosong dalam urusan agama, bisa jadi justru membuat orang tua menyesal.
Harta dan jabatan tidak akan mampu mengantar doa bagi orang tua di alam barzakh.
Mendidik dan Membimbing Anak-Anak adalah Amanah Besar Orang Tua
Anak adalah amanah yang Allah titipkan kepada setiap orang tua.
Mereka lahir dalam keadaan fitrah yang suci, dan orang tualah yang akan menentukan ke arah mana anak-anak itu tumbuh: apakah menjadi hamba Allah yang taat atau sebaliknya.
Karena itu, mendidik dan membimbing anak-anak bukanlah perkara ringan, melainkan tugas besar sekaligus ujian yang akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah Ta’ala.
Agar orang tua tidak menyesal saat hari tuanya nanti, dan tidak menyesal saat dia sudah ada di alam kuburnya.
Mendidik dan membimbing anak adalah amanah besar. Jika orang tua mampu menunaikannya dengan baik, maka anak-anak akan menjadi investasi akhirat.
Doa mereka akan terus mengalir, amal mereka akan menjadi pahala bagi orang tua, dan akhlak mereka akan menjadi kebanggaan dunia.
Namun jika amanah ini diabaikan, maka bisa jadi anak-anak justru menjadi sebab penyesalan di dunia dan akhirat.
Maka, penyesalan terbesar orang tua bukanlah ketika anak gagal meraih cita-cita duniawi, tetapi ketika anak tidak mampu menjadi penolong bagi mereka di akhirat.
Semoga Allah menjadikan kita orang tua yang amanah, sabar, penuh kasih sayang, serta diberi kekuatan untuk mendidik anak-anak kita di jalan kebaikan.
Semoga anak anak kita menjadi anak yang sholeh dan sholikhah,berbakti kepada orang tua dan Guru2nya,berakhlaq baik dan sukses dunia Akherat. ***)
Posted: sarinahnews.com
Malang, 18 April 2026
Gus Hisa, Pesantren GRATIS PPIQ Darul Hidayah (Yatim Piatu & Dhuafa) Jl Bareng Kartini 3/G Kel. Kauman Kota Malang





