LUKA HATI DAN KECEWA

LUKA HATI DAN KECEWA

Motivatasi dan Dakwah

LUKA HATI DAN KECEWA
Oleh Cicin Suhendy

Ada luka yang tak terlihat mata, tapi perihnya menembus hingga ke dalam jiwa. Luka hati dan kecewa. Dua hal yang sering hadir tanpa kita undang, namun sulit pergi meski kita sudah berusaha untuk mengusirnya.

Luka sering datang dari orang yang kita percaya. Kecewa muncul dari harapan yang tidak sesuai kenyataan. Begitulah hidup, tidak selalu lembut, tidak selalu ramah.

Namun, justru di sanalah Allah mengajari kita sesuatu—bahwa menggantungkan hati kepada makhluk selalu berakhir rapuh dan lemah, dan hanya kepada-Nyalah sandaran paling kuat.

Allah swt berfirman: _“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia baik bagimu.”_ (QS. Al-Baqarah: 216)

Allah memberikan pembelajaran agar kuat untuk menopang jiwa saat rasa sakit menusuk terlalu dalam. Karena sering kali, luka hari ini adalah jalan menuju kekuatan yang baru. Kecewa hari ini adalah pagar yang melindungi dari keburukan yang tidak kita mengerti sekarang.

Maka, ketika hati terasa penuh sesak, jangan memaksa diri untuk kuat sendirian. Berhentilah sejenak. Tarik napas panjang. Hadirkan Allah dalam keluh kesahmu.

Ceritakan semuanya tanpa menyembunyikan apa pun, karena hanya Allah yang tidak pernah bosan mendengar dan tidak pernah bosan membantumu serta memberi jalan keluar.

Ingatlah, luka tak selamanya menjadi luka. Waktu akan mengobatinya, doa akan menenangkannya, dan keikhlasan akan menyembuhkannya. Apa yang hari ini tampak sebagai kerusakan, suatu hari akan menjadi alasan Anda lebih matang, lebih lembut, dan lebih bijaksana.

Bila kamu sedang terluka, itu bukan akhir. Itu tanda bahwa hati kita masih hidup. Dan hati yang hidup, dengan izin Allah, selalu bisa sembuh. ***)

Posted: sarinahnews.com
Sumedang, 7 Desember 2025

Author: Cicin Suhendy pembina WAG “Yuk Tahajud”

Sumber:
https://chat.whatsapp.com/HzyPBmOxEBXLUquMVyjUyv