Djoko Sukmono: Manusia Metodologis

Djoko Sukmono: Manusia Metodologis

Artikel Filsafat:

Manusia Metodologis
Joko Sukmono

Manusia metodologis adalah manusia konkret yang Berdikari.

Manusia metodologis adalah manusia yang bermoralkan Tuan.

Manusia metodologis adalah manusia konkret yang unggul.

Manusia metodologis adalah manusia konkret yang telah meniadakan segala kekotoran kesadaran.

Manusia metodologis adalah manusia yang menyadari sepenuhnya tentang historisitasnya, bahwa dirinya adalah manusia otentik.

Manusia metodologis adalah manusia Merdeka,  yang tidak takut dengan ancaman bernama masa depan, yang oleh sebagian besar anak-anak manusia yang bermoralkan Budak dianggap sebagai bayang-bayang yang menakutkan.

Bagi manusia metodologis, masa depan bukanlah bayang-bayang yang menakutkan.
Masa depan adalah rangkaian tindakan-tindakan produktif hari ini yang penuh inisiatif.

Manusia metodologis adalah manusia konkret yang telah membebaskan dirinya dari belenggu absurditas.

Bagi manusia metodologis:
Saya berpikir, saya ada.
Saya bertindak, saya menjadi.
Saya berbicara, saya Bebas.
Saya adalah kebebasan saya dan tanggung jawab saya sendiri.

Saya tidak mempercayai yang tidak ada.

Manusia metodologis adalah manusia konkret yang Logis dan Realis.

Manusia metodologis adalah manusia konkret yang telah melakukan tindakan-tindakan perubahan kelakuan administratif, yakni:
Saya adalah keberadaan ontologis saya.
Saya adalah keberadaan empiris saya.
Saya adalah kebebasan saya dan tanggung jawab saya sendiri.

Demikian percikan bahasa eksistensial tentang manusia metodologis itu. ***)

Posted: sarinahnews.com
Surabaya, 13 Agustus 2025

Djoko Sukmono Filsuf Sosial dan Penulis